Teks Laporan Kelas 9
Teks Laporan
Standar Kompetensi
3. Memahami Teks Laporan.
Kompetensi Dasar
3.1 Mengidentifikasi informasi dari laporan percobaan yang dibaca dan didengar (percobaan sederhana untuk mendeteksi zat berbahaya pada makanan, adanya vitamin pada makanan, dll).
3.2 Menelaah struktur dan kebahasaan dari teks laporan percobaan yang didengar atau dibaca (percobaan sederhana untuk mendeteksi zat berbahaya pada makanan, adanya vitamin pada makanan, dll)
Materi Pokok / Pembelajaran
• Fungsi teks laporan
• Pengertian teks laporan
• Model teks laporan (pengamatan, percobaan / eksperimen)
• Struktur teks laporan.
• Ciri-ciri kebahasaan teks laporan: Kalimat aktif, kata tugas, kosakata teknis bidang ilmu; penulisan unsur serapan.
• Model teks laporan percobaan.
Pengertian Teks Laporan
3. Memahami Teks Laporan.
Kompetensi Dasar
3.1 Mengidentifikasi informasi dari laporan percobaan yang dibaca dan didengar (percobaan sederhana untuk mendeteksi zat berbahaya pada makanan, adanya vitamin pada makanan, dll).
3.2 Menelaah struktur dan kebahasaan dari teks laporan percobaan yang didengar atau dibaca (percobaan sederhana untuk mendeteksi zat berbahaya pada makanan, adanya vitamin pada makanan, dll)
Materi Pokok / Pembelajaran
• Fungsi teks laporan
• Pengertian teks laporan
• Model teks laporan (pengamatan, percobaan / eksperimen)
• Struktur teks laporan.
• Ciri-ciri kebahasaan teks laporan: Kalimat aktif, kata tugas, kosakata teknis bidang ilmu; penulisan unsur serapan.
• Model teks laporan percobaan.
Pengertian Teks Laporan
Teks laporan adalah sebuah teks yang mengandung klarifikasi mengenai suatu objek tertentu yang berdasarkan kriteria tertentu.
Berbeda dengan teks deskripsi, teks laporan bersifat umum atau
universal. Sedangkan teks deskripsi lebih bersifat khusus dan
mendetail.
Struktur Teks Laporan
Secara umum teks laporan tersusun oleh dua bagian, diantaranya adalah:
1. Penyataan Umum (Klasifikasi)
Pernyataan umum terletak pada awal teks dan berupa pernyataan –
pernyataan umum yang disampaikan untuk mengarahkan atau mengantarkan
pembaca kepada pembahasan atau hal yang akan dilaporkan.
2. Aspek – Aspek Laporan
Setelah pernyataan umum, ada bagian yang disebut dengan aspek – aspek
laporan. Bagian ini mengandung poin – poin laporan yang disusun
berdasarkan klasifikasi tertentu.
Ciri Kebahasaan Teks Laporan
Teks laporan memiliki ciri kebahasaan, diantaranya adalah:
1. Menggunakan kata sandang
Kata sandang merupakan jenis kata yang digunakan untuk mengawali kata
benda yang berfungsi sebagai penentu, misalnya sebuah, suatu, beberapa,
seorang, dan lain – lain.
Contoh :
Seorang anak hilang dalam keramaian.
Sebagian mamalia tinggal di dalam laut.
2. Menggunakan konjungsi
Kata sambung digunakan untuk menghubungkan dua bagian kalimat. Ada dua
macam kata sambung, yaitu kata sambung intra kalimat dan kata sambung
intra paragraf. Contohnya adalah sedangkan, namun, dan, tetapi,
sehingga, dan lain – lain.
Penggunaan kata sambung ini agar teks laporan menjadi karangan atau tulisan yang padu.
3. Kalimat aktif
4. Kata tugas
5. Kosakata teknis bidang ilmu
6. Penulisan unsur serapan.
Macam-macam Model Teks Laporan
Ada banyak sekali jenis – jenis teks laporan yang bisa kita temukan, diantaranya adalah:
- teks laporan hasil observasi
- teks laporan percobaan
- teks laporan eksperimen
Teks laporan hasil observasi adalah teks yang memuat klasifikasi
mengenai jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Teks laporan
bersifat global atau universal. Teks laporan lebih menekankan pada
pengelompokan berbagai hal ke dalam jenis sesuai dengan ciri setiap
jenis pada umumnya. Teks ini juga berkaitan dengan hubungan antara
sebuah kelas dan subkelas yang ada didalamnya.
Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Struktur adalah bagian-bagian yang membangun sebuah teks menjadi sebuah
teks laporan hasil observasi, Secara umum, teks laporan hasil observasi
memiliki 2 struktur, diantaranya yaitu:
- Pernyataan umum (klasifikasi) : merupakan semacam pembuka atau pengantar tentang hal yang dilaporkan. Pada tahap pembukaan disampaikan bahwa benda-benda di dunia dapat diklasifikasikan berdasarkan kriteria persamaan dan perbedaan.
- Anggota/aspek yang dilaporkan, merupakan bahasan atau rincian tentang objek yang diamati.
Adapun struktur lainnya dari teks laporan ini adalah sebagai berikut:
- Definisi Umum, adalah pembukaan yang berisi pengertian tentang sesuatu yang dibahas didam teks.
- Definisi Bagian, adalah bagian yang berisi ide pokok dari setiap paragraf (penjelasan rinci).
- Definisi Manfaat, bagian yang menjelaskan manfaat dari sesuatu yang dilaporkan
- Penutup, adalah bagian rincian akhir dari teks.
Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi/Pengamatan:
- Memberitahukan atau menjelaskan laporan pertanggung jawaban dari sebuah tugas atau kegiatan pengamatan (observasi).
- Memberitahukan atau menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan atau pemecahan masalah dalam pengamatan.
- Merupakan sumber informasi yang akurat dan terpercaya karena disusun berdasarkan dengan data dan fakta.
- Merupakan sarana untuk mendokumentasikan hasil kegiatan observasi.
2. Teks Laporan Percobaan
Suatu teks yang berisi tentang percobaan yang dilakukan oleh penulis
yang biasa berada ketika seseorang melakukan suatu percobaan, observasi
atau melakukan karya ilmiah dan bisa juga pada laporan praktikum.
Struktur Teks Laporan Percobaan
Struktur teks Laporan percobaan menjadi bagian -bagian penting yang
menjadi penyusun teks rekaman percobaan. Secara umum, struktur teks
rekaman percobaan terdiri dari empat bagian, yakni:
1.Tujuan serta alat dan bahan
2.Langkah-langkah
3.Hasil
4.Simpulan
Unsur Kebahasaan Teks Laporan Percobaan
Unsur kebahasaan dalam teks rekaman percobaan serupa dengan unsur kebahasaan dalam teks prosedur. Jadi, di dalamnya terdapat : sinonim, antonim, dan kata bilangan.
Ciri-ciri Teks Laporan :
- Harus mengandung fakta
- bersifat objektif
- harus ditulis sempurna dan lengkap
- tidak memasukkan hal-hal yang menyimpang, mengandung prasangka, atau pemihakan
- disajikan secara menarik, baik dalam hal tata bahasa yang jelas, isinya berbobot, maupun susunan logis.
Langkah-langkah Menulis Teks Laporan
Untuk membuat laporan hasil pengamatan, perlu mengetahui langkah-langkah
yang harus dilakukan. Dengan demikian laporan hasil pengamatan yang
dibuat dapat menjadi sebuah laporan yang tersusun secara rapi, runtut
dan menarik. Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam menulis
sebuah laporan hasil pengamatan adalah sebagai berikut :
- Membuat judul laporan yang benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan.
- Menyusun kalimat pembukaan.
- Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran yang disertai alasan terhadap laporan hasil pengamatan.
- Menulis kalimat penutup. Dengan mengetahui tehnik penyajian suatu hasil laporan atau kunjungan, maka akan dengan mudah menyusun laporan hasil pengamatan secara runtut dan menarik serta sesuai dengan kenyataan yang ada.
Contoh Teks Laporan Percobaan :
Kenaikan Tarif Tol Tidak Mempertimbangkan Hak Konsumen
Tarif ruas tol akan kembali naik. Kali ini, PT Jasa Marga bakal
menaikkan tarif ruas Tol Sedyatmo mulai Jumat (19/9). Penaikan ini
dinilai tidak adil karena tidak mempertimbangkan hak konsumen sebagai
pengguna jasa.
Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus
Abadi, mengatakan sudah berulang kali kenaikan tarif tol dianggap tidak
adil karena berdasarkan regulasi mengatur kenaikan tarif tol setiap dua
tahun, serta hanya berlandaskan laju inflasi. "Hal initidak adil karena
hak-hak konsumen tidak dipertimabngkan. Indikator kenaikan bukan inflasi
saja, melainkan juga kemanfaatan jalan tol bagi pengguna,” tuturnya
saat dihubungi SH, Senin (15/9) pagi.
Menurutnya, fakta selama ini, kenaikan tarif tol tidak sebanding
kualitas layanan. Pertumbuhan pembangunan jalan tol yang relatif lambat
juga tidak mampu mengimbangi pertumbuhan
kendaraan.
"Sebagai contoh, grafik kecepatan rata-rata semakin bertambah sehingga
waktu tempuh kendaraan lebih efisien dari segi waktu. Lihat saja
kecepatan rata-rata kendaraan yang melintasi tol dalam kota setiap hari,
dari arah Jagorawi menuju Semanggi, padatnya luar biasa. Jarak tempuh
bisa 2—3 jam,
sangat macet sekali,” ucapnya.
Tulus menyebutkan, sudah sejak lama pihaknya mengusulkan agar
Undang-Undang (UU) dan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Jalan direvisi
agar tidak hanya berpihak kepada investor dan operator jalan tol.
“Standar pelayanan minimum (SPM) pun harus ditingkatkan standarnya,
tidak hanya itu-itu saja selama puluhan tahun. Masak tarif sudah naik,
tetapi SPM tidak naik, malah turun standarnya,” tutur Tulus.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT)
di tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo akan menaikkan tarif 7,14—18,75 persen
mulai Jumat mendatang, sejak pukul 00.00 WIB. Dengan kenaikan itu, PT
Jasa Marga memperkirakan pendapatan perusahaan akan naik sekitar Rp100
juta per hari .
Pejabat PT Jasa Marga Tbk, Taruli M. Hutapea, mengatakan sampai Juli
2014 lalu lintas harian rata-rata (LHR) ruas tol sepanjang 14,3
kilometer (km) itu mencapai 204.000 kendaraan per hari, dengan
pendapatan Rp1,1 miliar setiap hari. “Jumlah LHR ini masih sedikit di
bawah target yang ditetapkan
perusahaan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, ruas Tol Sedyatmo ini menyumbang 6 persen dari seluruh
ruas tol Jasa Marga. Sejauh ini, pendapatan keseluruhan perusahaan
pelat merah ini dalam bisnis jalan tol mencapai Rp18 miliar per hari.
Para pakar menyarankan pemerintah, dalam hal ini PT Jasa Marga, untuk
menunda penaikan tarif tol tersebut mengingat efek yang ditimbulkan
penaikan tersebut akan sangat terasa bagi kalangan menengah ke bawah.
Contoh Teks Laporan Hasil Observasi / Pengamatan :
Kerajaan Hewan
Secara umum hewan di dunia ini diklasifikasikann menjadi beberapa
kelompok. Pembagain ini disebut dengan kingdom mamalia atau kerajaan
hewan. Klasifikasi ini membagi hewan ke dalam 5 kelompok hewan
berdasarkan jenis – jenisnya. Lima kelompok besar hewan yang hidup di
dunia ini adalah mamalia, aves, pisces, amphibi, insect, dan reptile.
Mamalia adalah kelompok hewan yang paling besar. Hewan – hewan pada
kelompok ini dicirikan dengan memiliki kelenjar susu pada bagian
tubuhnya. Hal ini dikarenakan hewan – hewan mamalia melahirkan dan
menyusui anak – anaknya. Hewan – hewan yang termasuk mamlia adalah sapi,
kerbau. harimau, dan lain – lain. Kebanyakan hewan mamalia tinggal di
darat. Namun, ada beberapa mamalia yang tinggal di lautan seperti paus,
dan lumba – lumba.
Kelompok hewan selanjunya adalah aves. Kelas aves adalah hewan yang
memiliki bulu di sekujur tubuhnya. Hewan – hewan yang berada di kelas
ini adalah burung, baik burung yang bisa terbang seperti burung elang,
burung yang pandai berenang seperti penguin, dan burung yang tidak bisa
terbang seperti merak dan ayam.
Kelompok hewan selanjutnya adalah reptile. Reptile adalah kelompok hewan
yang melata, dan memiliki kulit yang sangat keras. Hewan reptile
biasanya berkembang biak dengan bertelur dan berdarah dingin. Namun, ada
juga sebagian yang melahirkan dan berdarah panas. Hewan – hewan yang
masuk ke dalam jenis reptile ini adalah ular, buaya, kadal, dan lain –
lain.
Pisces adalah kelompok hewan terbesar ke dua yang ada di muka bumi ini.
Hewan – hewan yang berada di kelompok pisces adalah hewan – hewan yang
berenang, yaitu ikan. Pisces memiliki kelompok yang sangat banyak,
dimulai dari ikan yang tinggal di perairan laut maupun perairan darat.
Insect adalah sebutan untuk hewan – hewan serangga di dunia ini.
Kelompok insect bernafas dengan menggunakan trakea. Hewan – hewan yang
masuk ke dalam kelompok insect adalah nyamuk, kumbang, dan lain – lain.
Kelompok hewan yang terakhir adalah amphibi. Ampihibi adalah sebutan
untuk hewan – hewan yang hidup di dua lingkungan, yaitu darat maupun
perairan. Hewan – hewan yang berada di kelas ini biasanya bernafas
melalui kulitnya sehingga kulitnya selalu tampak basah. Hewan amphibi
contohnya adalah katak, salamander, dan lain – lain.
Berdasarkan penjabaran – penjabaran di atas, hewan – hewan yang hidup di
dunia ini ada dalam 5 kelompok besar, yaitu mamalia, pisces, insect,
amphibi, aves, dan reptile.
Burung Merpati
Burung merpati adalah salah satu hewan tersukses di dunia, karena burung
jenis ini ditemui di seluruh belahan dunia kecuali Antartika. Di daerah
Boja, burung merpati hidup berdampingan dengan manusia sebagai hewan
peliharaan. Burung merpati termasuk burung berukuran sedang. Ukuran
panjang burung ini antara 20 cm hingga 30 cm dan berat antara 700 gram
hingga 900 gram. Bahkan di Desa Puguh pernah di jumpai burung merpati
dengan berat hingga hampir mencapai 1 kg. Burung merpati memiliki
beragam jenis warna, antara lain coklat, putih, hitam, atau perpaduan
dari beberapa warna tersebut.
Merpati memiliki semacam sensor dalam hidungnya yang di gunakan untuk
mengenali bau rumahnya, inilah penyebab burung merpati dapat pulang
kerumahnya setelah terbang jauh. Makanan burung ini adalah biji-bijian
seprti, jagung, beras, kacang hijau, dan lain sebagainya. Bahkan di
daerah Boja burung merpati biasa memakan gabah yang sedang di jemur oleh
petani. Di Boja burung merpati tinggal di dalam sarang berbetuk balok
dengan lubang persegi sebagai pintunya. Sarang burung merpati sering di
sebut pagupon. Pagupon biasanya ditempel di dinding rumah pemilik
burung merpati. Burung ini adalah burung yang mudah dipelihara, tak
heran di Boja sangat mudah di temui burung merpati.
Burung merpati juga dapat digunakan dalam perlombaan, misalnya balapan
atau kontes kecantikan burung merpati. Namun yang sering dijumpai di
Boja adalah belapan. Balapan biasanya dilakukan pada lintasan yang lurus
atau diterbangkan dari jarak jauh. Dalam hal ini yang digunakan untuk
balapan adalah merpati jantan, sedangkan merpati betina hanya untuk
pancingan saja. Burung merpati dapat mengenali pasanganya
masing-masing, karena burung merpati termasuk burung yang setia terhadap
satu pasanganya. Populasi burung merpati di Indonesia sangatlah besar,
namun kebanyakan burung merpati di Indonesia adalah peliharaan.
Keberadaan burung merpati liar sangatlah sedikit, mungkin hal ini karena
berkurangnya habitat merpati karena pesatnya pembangunan. Burung
merpati patut di lestarikan, agar anak cucu kita dapat melihat burung
merpati secara langsung, bukan hanya cerita dari orang tuanya.
NANDA DYAH AYU ANGGREYANI 9C (HADIR)
BalasHapusAnissa Apriliyani 9c (hadir)
HapusAnissa Apriliyani 9c ( hadir)
HapusFarisa Farda Laviani 9C:(Hadir)
BalasHapusMaya eka safitri
BalasHapus9A(hadir)
Ardina Fanny Dewi Amalia 9B
BalasHapus(Hadir)
Afita Nurlitasari 9C (Hadir)
BalasHapusVenisa Dwi Anggara
BalasHapus9A (Hadir)
Khotimatul Noor Ainy 9A (Hadir)
BalasHapusAmelia Dwi Yulia Mochtar 9B(Hadir)
BalasHapusNama=Takhiana Naila Khusnah
BalasHapuskelas=9A
No.absen=28
SYAFA'ATUN ZURIAH 9B (HADIR)
BalasHapusAfriza Yusuf Awaludin 9A (Hadir)
BalasHapusIsmi sifa nor'aini 9A(Hadir)
BalasHapusAna Evy Triani 9c(hadir)
BalasHapusTrisna Ayu Wulandari(9c) Hadir
BalasHapusTrisna Ayu Wulandari(9c) Hadir
BalasHapusAnisa Nur Azizah 9B ( Hadir)
BalasHapusHeni febriana 9B(Hadir)
BalasHapusNama=Takhiana Naila Khusnah 9A (hadir)
BalasHapusTakhiana Naila Khusnah 9A (hadir)
BalasHapusSyava Maulida Ramadhani 9B(Hadir)
BalasHapusRatna dila indriyani 9C (Hadir)
BalasHapusDeris 9A(Hadir)
BalasHapusEva ayu astuti (Hadir)
BalasHapusEva ayu astuti (Hadir)
BalasHapusFirman Syawal Pangestu 9A(Hadir)
BalasHapusNiwang Zebba jati (9b) Hadir
BalasHapusFALAH ANGGA WINATA 9A(HADIR)
BalasHapusNur Dina Afita 9A(Hadir)
BalasHapusDwi Lutfiani 9C :(Hadir)
BalasHapusFanesa Artika Sari (9B) Hadir
BalasHapusM.hikma ramdhani 9b (hadir)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSerly Noor Asih 9c [hadirr]
BalasHapusAlfan Afif hadir bu
BalasHapusTasya Dwi Irfana Elisa Putri 9B(Hadir)
BalasHapusMUHAMMAD SYIHRIL WAFA 9C
BalasHapusArdhitya ahmad prayoga.9b hadir
BalasHapusMasok
BalasHapusM.khoirul nif'an
Hapus