Mengidentifikasi Teks Cerita Inspiratif Kelas IX

 Teks Cerita Inspiratif 

 

1. Pengertian Teks Cerita Inspiratif

    Dalam KBBI inspirasi diartikan sebagai ilham atau sesuatu yang dapat menggerakkan hati untuk mencipta (mengarang syair, lagu, dan sebagainya). Dalam beberapa literasi dijelaskan bahwa inspirasi merupakan percikan ide-ide kreatif yang timbul akibat proses pembelajaran dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dengan demikian teks cerita inspiratif adalah teks yang berisi cerita fiksi maupun pengalaman yang benar-benar terjadi yang mampu menggugah inspirasi dan semangat seseorang yang mebacanya. 

    Teks Cerita inspiratif adalah satu bentuk prosa yang berisi kisah seseorang yang bertujuan untuk memberikan inspirasi atau motivasi. Prosa merupakan karangan bebas yang tidak terikat aturan seperti yang terdapat dalam puisi. Cerita inspieatif biasanya berdasarkan pengalaman pribadi seseorang kemudian diceritakan kembali dalam bentuk prosa.

2. Ciri-Ciri Teks Cerita Inspirasi

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri teks cerita inspirasi, terdiri atas:

  1. Teks yang menginspirasi memiliki struktur teks yang terdiri dari orientasi, komplikasi peristiwa, komplikasi, resolusi, dan kode.
  2. Teks yang menginspirasi biasanya memiliki tema spesifik yang dapat dikembangkan menjadi cerita yang menarik.
  3. Selain temanya, teks inspirasional juga memiliki alur cerita tertentu sehingga pembaca dapat memahami cerita yang disajikan dan pesan yang terkandung di dalamnya.
  4. Teks yang menginspirasi juga memiliki pesan atau pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Misalnya hidup bahagia dengan segala kekurangan yang dimiliki.
  5. Teks yang menginspirasi adalah naratif karena mereka menceritakan tentang seseorang atau sesuatu yang dapat menginspirasi siapa saja untuk membaca cerita.
  6. Teks yang mengilhami umumnya menceritakan kisah kehidupan karakter yang bisa menjadi panutan bagi pembacanya. Karakter dalam teks inspirasional dapat berupa karakter dalam kehidupan nyata atau fiksi. Ini juga bisa menjadi teks yang menginspirasi yang terkandung dalam cerita binatang atau dongeng

    3. Jenis Teks Cerita Inspirasi

    Berdasarkan isinya, jenis teks cerita inspiratif itu ada dua yaitu jenis teks cerita inspiratif fiksi dan nonfiksi.

    1. Jenis Cerita Inspiratif Fiksi
    Teks cerita inspiratif yang menceritakan kisah fiksi atau khayal, menggunaka tokoh dan latar rekaan. Banyak contoh cerita inspiratif fiksi. Misalnya fabel, legenda, dll.
    Contoh
    Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak tua itu. “Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah ke samping. Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”. “Segar.”, sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua lagi. “Tidak”, jawab si anak muda. Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama “Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita.

    Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”

    Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.” Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan “segenggam garam”, untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa. Demikianlah, hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.

    Pembahasan: dalam kenyataannya, kita tidak bisa mencari Pak Tua dan anak muda yang bermasalah. Kita juga tidak bisa mencari telaga tempat pak tua menabur garam. Semua itu hanya ditemukan di dalam cerita. Namun, isi cerita tersebut sangat menggugah kita sebagai pembaca. Isi cerita benar-benar menginspirasi kita. Inilah yang disebut dengan cerita inspiratif fiksi.

    2. Jenis Cerita Inspiratif Nonfiksi

    Teks cerita inspiratif yang menceritakan peristiwa nyata, dengan tokoh dan latar yang sebenarnya. Dalam dunia nyata, Tokoh dan latar itu benar-benar ada.

Contoh
Biografi B.J. Habibi

B.J. Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia. Beliau adalah Presiden ketiga Republik Indonesia. Nama dan gelar lengkapnya Prof. DR (HC). Ing. Dr.Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Beliau dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA.Tuti Marini Puspowardojo.

Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Habibi menjadi yatim sejak bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Setelah ayahya meninggal, ibunya menjual rumah dan kendaraannya kemudian pindah ke Bandung bersama anak-anaknya. Ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya.

Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas dan selalu memegang prinsip yang diyakini telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak.

Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda dan membaca, ini dikenal sangat cerdas sejak masih menduduki Sekolah Dasar.

 

4. Fungsi Fiksi

Muhardi dan Hasanuddin (1992:12) menyatakan bahwa fungsi fiksi adalah:

  • Mengembangkan nilai praktis dan memperbanyak nilai normatif dan juga nilai estetis. Nilai praktis diserap fiksi menurut permasalahan realitas objektif yang dijadikan titik tolak penceritaan. Nilai normatif dan estetis ada dalam fiksi menurut hasl penalaran dan pengolahan kematangan intelektual dan visi pengarang.
  • Media untuk menularkan pikiran kreatif, kepekaan rasa, kemapanan visi, kebijakan serta kearifan pengarang terhadap pembacanya.
  • Fiksi sebenarnya merangsang pembaca dalam mengenali, menghayati, menganalisis dan merumuskan nilai-nilai kemanusiaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Struktur Fisik dan Batin Puisi "Hujan Bulan Juni"

Strategi Labeling, Packaging Dan Marketing Produk Hasil Industri Rumah Tangga

Koneksi Antar Materi Modul 3.1 “Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin”